Dongeng Sebuah Negri

Dulu pernah kudengar

dongeng sebuah negri yang kaya raya

Alkisah ada kolam susu

yang berarti penduduknya tak kurang gizi

Alkisah kail dan jala cukup menghidupi

yang berarti tak ada kelaparan dan pengangguran

Negri yang indah dan aman

Di mana semua warga hidup rukun dan damai

Dengan selogan yang manis ”Bhinneka Tunggal Ika”

Aku penasaran, dimanakah negri itu?

Aku bertanya pada angin,

Awan dan rumput yang bergoyang

Mereka berkata: ”negri itu adalah nusantara”

Aku kaget….

Indonesia inikah maksudnya?

Aku tak percaya

Karna tak kulihat jejak yang dapat jadi bukti

Lihatlah…

Hutan gundul dan sangat tidak indah

Jutaan mulut berteriah lapar

Nyawa manusia seharga seekor ayam

Darah tercecer dimana-mana

Hidup penuh teror dan ketakutan

penduduk yang tiada berharap lagi

Coba perhatikan

Tingkah para pemimpin yang egois dan sok jago

Penjahat berkeliaran dimana-mana

Di kolong jembatan, terminal dan stasiun

Di ruang eksekutif, legislatif hingga judikatif

Di lingkup masyarakat atas menengah hingga melata

Bahkan di ruang yang konon katanya sakral

Aku tak percaya

Sungguh kutak percaya

Karna saat ini sulit membedakan

Mana pejabat dan mana penjahat

Alim atau lalim

Semua terlihat bluurrr…..

Jakarta, 8 Maret 2003

By : Mery DT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s