Ibuku dan RSUD Pasar Minggu

RSUD02.jpg

Setelah 3 kali bolak balik masuk IGD, ibuku akhirnya di rawat inap di RSUD Pasar Minggu. Sakit ibu saya cuman darah tinggi. Pada malam saat masuk IGD yang ke 3, aku sempat minta ke dokternya supaya raat inap saja. Tapi dokter jaganya menolak karena alasan untuk rawat inap tidak ada, hasil lab darahnya, semua bagus. Kolesterol, asam urat, gula darah dan lain-lain semuanya normal. Tidak ada yang mengkhawatirkan.

Jantungnya sedikit membengkak akibat tensi yang tinggi yang membuat kerja jantung meningkat. Hal itu menyebabkan jantungnya membengkak. Oleh sebab itu tensinya yang harus dikontrol supaya kerja jantung tidak tinggi.

Hari Selasa siang kemaren, saat saya masih kerja, ibu saya dibawa abang saya ke IGD karena dia merasa kakinya panas sekali. Saat masuk IGD, tensi ibuku 200an. Itu tinggi sekali. Saat aku sampai di RS pulang kerja, tensinya masih 204 di layar monitor. Jadi dari dia masuk sampai aku di RS ada sekitar 5 jam, tensinya masih tinggi.

Aku datangi dokter jaganya untuk konsultasi tentang tensinya ini. Dia tak percaya saat kubilang ibu saya rutin minum obat darah tingginya (captropil 25mg) 3x sehari.Tak pernah bolong. Tapi tensinya tinggi terus. Di rumah aku selalu pantau tensinya, selalu berkisar 140 – 180.

Dokternya berasumsi ibuku minum obatnya bolong-bolong. Kemudian aku bilang ke dokter jaga tersebut. “Ada ngak kemungkinan obatnya tidak cocok? Ada obat darah tinggi merek lain nggak?”

Trus dokternya tertegun sejenak sambil manggut-manggut, kemudian katanya, “Coba kita tunggu hasil labnya ya, kalau aman-aman saja, saya kasi obat lain.” Sejam kemudian suster memberikan dua butir obat darat tinggi untuk diminum. Dan secara berangsur tensinya turun hingga ke 137. Itu sangat bagus sekali. Sejak itu dia memakan obat tersebut dan tensinya terjaga di 120-130.

Hal telapak kaki terasa panas ini sering dia alami sejak dokter menganjurkan diet garam. Nyaris tiap malam aku mengkomples kakinya dengan ice cube bag. Lucunya kalo kita memegang kakinya sama sekali tidak terasa panas. Malah dingin, tapi dia merasa panas. Malam sebelum dia dirawat inap di rumah sakit, aku bergadang menemaninya hingga pukul 4 subuh,

Selasa malam kemaren hasil labnya keluar. Seperti hasil-hasil sebelumnya, semuanya aman kecuali kadar natrium dalam darahnya kurang dari normal (deficit). Kata dokternya, deficit ini harus segera dikoreksi dengan memberikan carian elektrolit lewat infus. Karena itu ibuku harus rawat inap. Paling tidak dua hari katanya.

Kata dokternya, deficit natrium ini sering terjadi pada pasien darah tinggi. Penyebabnya adalah diet garam, sedangkan natrium kita dapat dari garam. Ibu saya sebenarnya tidak diet ketat garam. Aku kurangi sedikit saja. Tapi karena sebelumnya dia bukan pemakan makanan asin, jadi pengurangan sedikit garampun dia menjadi defisit.

Sesungguhnya setelah 2 malam, natrium ibuku sudah normal lagi. Tapi karena sudah seminggu dia tidak bisa BAB, Internist nya menyarankan ngobati perutnya lagi dulu, jadi ditambah 1 malam lagi. Setelah malamnya diberi obat lewat anus, aku dibikin repot malam itu bolak balik membawanya ke toilet. Volumenya buanyak sekali.

Setelah bisa BAB, dia malam diare. Akhirnya ditambah lagi 1 malam hingga diarenya sembuh. Syukurlah, tadi setelah dicek lagi oleh internist, dia boleh pulang. Puji Tuhan malam ini kami bisa tidur di rumah. Tulangku sudah sakit tidur 4 malam di lantai beralas bedcover.

Aku harus kasi kredit dua jempol pada pelayanan RSUD Pasar Minggu. Tidak pernah mengecewakan pelayanan mereka walaupun kebanyakan pasiennya adalah peserta JKN BPJS. Rumah Sakitnya bersih, perawat dan dokternya ramah. Kalo makanan ngak usah dijelasinlah ya. Makanan rumah sakit ya memang begitu, ngak ada yang enak.

Sekilas tentang RSUD Pasar Minggu yang diremikan oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek pada 12 Desember 2015. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur DKI, Jokowi pada tanggal 2 April 2014.

Gedung Rumah Sakit yang memiliki konsep green building ini memiliki 12 lantai dan basement. Jumlah tempat tidur ada 468 buah. Jumlah bed di kelas 1 hanya 38 dan 39 di kelas 2, selebihnya di kelas 3. Ibu saya sebenarnya kelas 2, tapi karena kelas 2 penuh, dapatnya di kelas 3. Tak apalah. Bedanya cuman dikit kok. Kelas 3 ada 5 bed, sedangkan di kelas 2 ada 4 bed.

Menurut aku, rumah sakit ini cukup mewah, sekelas rumah sakit swasta menengah. Ruang rawatnya cukup luas dengan lantai keramik. Fasilitasnya ada tempat tidur paramount bed yang bagus sekali, ada cabinet untuk menimpan barang da nada lemari loker untuk masing-masih pasien di luar sekat tempat tidur.

Jadi kalaupun kita membawa cukup banyak barang, bisa disimpan dalam loker sehingga tidak berantakan di ruang tidur. Ada 1 kursi untuk tiap pasien. Kursinya cukup nyaman karena kursi kantor yang beroda. Kamar mandinya juga lega. Aku bandingkan dengan rumah sakit yang lebih elit yg sudah cukup tua, ini lebih bagus.

Kalau pun ada kekurangan rumah sakit ini adalah tidak ada kantin. Keluarga pasien pasti kesulitan mencari makan. Memang ada rombong bakso atau soto di luar sana di luar komplek, tapi pasti lebih bagus kalau ada kantin yang layak. Semoga Managemen Rumah Sakit segera membangunnya. Memang ada food truck Bakmi GM di parkiran. Tapi itu kan hanya 1 jenis vendor dan harganya juga cukup mahal bagi para keluarga pasien BPJS.

Aku bersyukur saat ibuku sakit begini, sudah ada RSUD di Jakarta Selatan dengan pelayanan yang bagus dan fasilitas yang baik. Terima kasih, RSUD Pasar Minggu.

Jakarta, 25 November 2017

Mery DT

Advertisements

About Mery DT

Since January 2018 I can't manage this blog because Ministry of Communication and Informatics of Republic Indonesia has banned this blog. I am using Three Network as internet connection provider, and it doesn't allow me to visit my sites. I knew, it must be related with my content of blog, especially advocation for sexual orientation. F*ck Indonesian free speech or free writing or free of thoughts. I only can open this blog until my stat page. I see several visitor from Indonesia in my stat. So I have to find out what provider that they use so I can continue to manage this site.
Gallery | This entry was posted in Celoteh and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s