Hati-hati membeli barang di Enter Komputer

enter komputer

Saya mau cerita tentang kekecewaan saya terhadap Enter Komputer.

Pada tanggal 13 Agustus 2016 yang lalu saya membeli computer (laptop) di toko Enter Komputer yang bertempat di Mall Mangga dua, Jakarta Utara. Enter Komputer itu adalah toko yang sangat besar dengan jumlah penjualan sangat besar setiap harinya. Untuk dilayani petugas saja kita harus antri panjang.

Laptop tersebut bermerek Acer Aspire E5-474G. Laptop ini dipakai oleh keponakan saya yang sekolah di SMK Multimendia. Dia membutuhkan laptop dengan spec yang cukup tinggi.

Kemudian bulan Maret yang lalu. (hanya 6 bulan) laptop ini mati total, tidak bisa dinyalakan. Kemudian tanggal 18 Maret 2017 saya membawa ke service center Acer terdekat dari rumah, yaitu di ITC Fatmawati.

Setelah dicek oleh teknisi service center tersebut, laptop yang saya beli ini tidak bisa diperbaiki oleh authorize service center Acer Indonesia karena Laptopnya buatan Malaysia dan hanya beloh diperjualbelikan di Malaysia. Laptop saya ini di luar dari kewajiban mereka untuk memperbaiki.

Kemudian saya teliti kartu garansinya, ternyata dilakukan oleh SSSC yang berlokasi di Harco Mangga Dua. Siang itu juga saya langsung ke SSSC membawa laptop tersebut. Setelah dari sana saya baru tahu bahwa SSSC itu adalah satu-satunya service center untuk barang yang sejenis dengan laptop saya.

Setelah diperiksa mereka tidak mau menerima memperbaiki Laptop tersebut karena segel di bagian bawah laptop tersebut rusak.  garansinya void katanya.  Saya minta mereka mengecek kerusakannya, setelah 1 bulan mereka memberitahukan yang rusak adalah matherboardnya.

Kemudian minggu berikutnya (29 April 2017) saya bawa ke Enter Komputer, toko tempat saya membeli. Mereka menerimanya dan berjanji akan membantu memperbaikinya.

Beberapa kali saya minta update progress laptop tersebut, tapi mereka selalu berkata sedang diusahakan. Tadi siang saya telpon lagi dan Enter Komputer mengatakan mereka tidak bisa mengganti kerusakan tersebut, bila hendak diperbaiki saya dikenakan penggantian motherboard seharga Rp. 3-4 juta.

FYI, laptop tersebut saat ini posisinya masih di Enter Komputer.

Saya sangat kecewa terhadap tanggapan yang diberikan pihak Enter Komputer, terutama setelah mengetahui bahwa unit yang saya beli itu tidak seharusnya di perjual belikan di Indonesia. Tadi siang saya konsultasi dengan polisi, dan dia menyarankan saya membuat laporan ke polsek Mangga Dua. Menurut Polisi, kemungkinan besar mereka tidak mempunyai izin untuk memperjualbelikan laptop tersebut di Indonesia. Kemungkinan besok atau lusa saya akan membuat laporan di kepolisian untuk kasus ini.

Saya yakin banyak konsumen yang bernasib sama seperti saya. Saya merasa sangat sangat dirugikan. Terutama saat keponakan saya ujian harus meminjam laptop orang lain, karena laptop yang bisa mereka pergunakan harus mempunyai spec tinggi.

Saya juga baru mengirimkan email ke YLKI. Semoga ada tanggapan. Untuk pembaca yang budiman, hati-hati membeli barang di Enter Komputer. Terduga mereka memperjualbelikan barang yang tidak punya izin edar di Indonesia, dan bila rusak akan ribet urusannya seperti yang saya hadapi saat ini.

 

Jakarta, 19 Juni 2017

 

 

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Celoteh and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s