Jangan Kau Kritik Aku!

nature-people-girl-forest-12165-large

Di taman bermain ini aku akan memamerkan kesempurnaan bajuku
Potongannya, kancingnya, jahitannya, semua serasi sehingga tampak sempurna.
Aku sangat bangga pada bajuku.
Tidak ada baju yang sesempurna bajuku.
Aku sangat yakin tidak ada baju yang seindah bajuku.

Aku tahu bahwa semua anak di taman ini iri melihat keelokan bajuku.
Wajarlah mereka iri karena bajuku adalah satu-satunya buatan Bapakku.
Dan aku juga tahu, karena iri, anak-anak lain mulai mengejek di belakangku.

Kudengar mereka bilang model bajuku tidak sesuai fashion terkini, ketinggalan zaman.
Warnanya suram, kainnya mutu rendah.
Jahitannya sangat kaku sehingga tidak lelauasa bergerak.

Meh!  Tahu apa mereka tentang fashion?
Awas ya, aku bukan anak yang diam saja bila dihina.
Aku akan laporkan kau, kau dan kau, kepada Bapakku supaya kalian semua dihukum sekejam-kejamnya.
Karena tidak ada tempat bagi pengkritik bajuku.

Mengapa?

Karena bajuku adalah baju yang super sempurna.
Sekali lagi kuingatkan, jangan pernah membicarakan atau mengkritik bajuku!
Kau tidak akan pernah paham tentang detailnya yang rumit.

Aku tahu, kau hanya iri hati melihat kesempurnaan bajuku.
Iya kan?

Kuberi tahu kau satu rahasia.
Bajuku ini adalah kupon kenikmatan abadi.
Kupon ini dapat kutukar dengan sebuah bangunan megah yang disebut rumah abadi segala ada.
Rumahku nanti memiliki kantong Dora Emon, tidak satu, tidak dua, tapi tiga kantong, sehingga apa pun yang kuminta langsung ada.

Aku tidak perlu belajar dan tidur siang, hanya bermain dan bermain
Bila lapar, cukup buka mulut dan makanan otomatis masuk ke mulutku.
Tentu rumah itu belum kuhuni saat ini, tapi nanti bila saatnya tiba.

Oh iya, kalau kau mau punya rumah seperti rumahku, boleh saja.
Syaratnya pun mudah.  Segeralah pesan baju seperti bajuku.
Karena baju ini adalah tiket.
Tukang jahit Bapakku akan segera melakukan ritual pengukuran, supaya bajumu pas sesuai tubuh.
Bergegaslah memesan bajumu karena pembagian kavling akan segera dimulai.  Jangan sampai kau tak kebagian!

Dengar baik-baik!
Bila kau tidak mendapat kavling di tempat Bapakku, maka kau akan membusuk di kavling jahanam.
Kau tahu tempat pembuangan sampah? Seperti itulah baunya!
Kau pernah lihat kebakaran besar?  Di situlah kavlingmu!
Kau tahu capeknya ngosek lantai kamar mandi? Itulah pekerjaanmu seumur hidup, tanpa henti.

Tentu kau tidak mau seperti itu bukan?

Oleh sebab itu, segeralah bikin bajumu!

Nanti aku akan sering mendapat undangan ke pesta spektakuler yang disponsori Bapakku.
Dress code-nya tentu baju ini.  Pesta spektakuler itu sangat luar biasa.
Maklumlah, tuan rumahnya Bapakku, orang yang paling kaya di seantero jagad raya.

Di pesta itu tentu semua boleh
Permen aneka rasa, eskrim merek apa saja, jajanan dari mana saja.
Ada banyak mainan yang tidak akan pernah bosan untuk dimainkan.
Mainan yang selalu terasa baru walaupun baru selesai dimainkan.

Kau mengerti maksudku?
Ah, tentu kau tidak mengerti, karena kau tidak memakai bajuku.
Kau bertanya, mengapa aku sepintar ini.
Kau pun heran, dari mana semua pengetahuanku yang hebat ini.

Aku beritahu lagi rahasia lain; aku punya buku cerita yang sangat hebat.
Dari situlah aku tahu semuanya.  Kalau kau bisa baca buku ceritaku, maka kau akan mengerti seperti aku.
Segala rahasia diungkap dalam buku itu.
Jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Hah apa? Kau bilang bukuku aneh dan susah dimengerti?
Berani-beraninya kau mengejek bukuku? Kau tahu? Tidak ada buku sesempurna buku ini
Segala ilmu pengetahuan bersumber dari sini

Eh, kuingatkan ya!
Jangan kau katakan bukuku tidak akurat!
Jangan kau katakan bukuku ketinggalan zaman!

Kau akan menanggung akibat yang sangat menyakitkan karena meragukan kesempurnaan bukuku ini.
Aku dan gank-ku akan menghajarmu sampai babak belur.
Kau tidak boleh mengkritik bukuku karena kau tidak memakai baju sepertiku.
Orang yang belum memakai baju sepertiku tidak akan mengerti cara membaca bukuku.
Isi kepalamu tidak mampu memahami bukuku.

Kau tidak paham, karena hanya aku yang paham. PAHAM?

Buku bacaanku itu tidak seperti buku bacaanmu!
Buku bacaanmu itu jelek dan sudah dipalsukan.
Hanya bukuku yang asli.
Kau tidak percaya?
Baca saja bukuku. Dia jelas mengatakannya seperti itu.

Sedangkan bukumu, cih, tidak jelas asal usulnya.
Maka tidak heran, kau akan berakhir di tempat menyakitkan, karena bacaanmu saja seperti itu.
Palsu!

Jangan kau menyakiti perasaanku dengan mengatakan sebaliknya tentang bukuku.
Aku tidak bisa terima.

Kuperingatkan sekali lagi, Aku anak yang gampang tersinggung!
Kau akan merasakan akibatnya bila aku marah.
Bapakku yang empunya segala yang ada di taman ini
Jadi jangan kau mengklaim itu ayunanmu, atau prosotanmu.
Kalau aku mau pakai ayunan itu, minggir kau!!

Ingat ya, aku adalah anak yang gampang tersinggung.
Jangan cari ribut denganku atau memancing amarahku.
Aku tidak bisa menerima ejekan, karena aku masih anak-anak.
Paham kau?

 

*Tulisan ini sudah di posting di http://www.qureta.com; ini hanya sebagai arsip

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Agama, Poem and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s