Karena Manusia Selalu Benar. RIP Harambe!

Screen Shot 2016-06-02 at 10.26.38 PM

Aku sering mendengar kalimat ‘kita telah merusak alam’ padahal sesungguhnya ‘kita merusak diri kita sendiri.’ Alam ini tidak bisa dirusak. Dia akan bergerak merubah diri sesuai keadaan untuk mencari keseimbangan.

Banjir, tanah longsor, pemanasan global, cuaca ekstrim, dan kondisi tidak menyenangkan lainnya – bagi mahluk hidup – adalah cara alam mencari keseimbangan.

Alam tidak perduli pada mahluk yang mendiaminya. Bila dia bergejolak, alam tidak binasa, tapi kita!

Menurutmu, apakah alam menderita bila hutan berubah jadi padang pasir?

Menurutmu, apakah alam akan menderita bila daratan berubah jadi lautan?

Menurutmu, apakah alam akan menderita bila ikan dan semua penghuni lautan pada mati?

TIDAK!

Alam tidak pernah menderita, karena dia adalah ALAM.

Anda dan saya yang menderita dan mati! Ya, anda dan saya dan anak cucu kita kelak.

Keserakahan, ketidakpedulian, kemalasan, kebodohan kita sendiri yang akan membunuh mahluk di bumi ini.

Kita, mahluk hidup berjenis manusia yang menyengsarakan segala mahluk.

Hutan yang menjadi habitat aneka satwa kita rusak, satwanya kita bunuh dan sebagian kecil kita kandangkan di kebun binatang.

Kemudian;

Ada anak jatuh ke kandang gorilla, gorilanya yang kita bunuh.

Ada orang pergi ke rawa-rawa, dimakan buaya, buayanya kita bunuh.

Ada orang masuk hutan, diterkam singa, singanya yang kita bunuh.

Mengapa demikian? KARENA MANUSIA SELALU BENAR!!! Mahluk lain dan alam semestalah yang selalu berperilaku salah dan berada dalam tempat yang salah.

Huuhhhh……

*kutuliskan ini karena kesedihanku atas Harambe, gorilla yang dibunuh untuk keselamatan nyawa seorang anak yang terjatuh di kandang Harambe. Rest in peace, Harambe!

 

Jakarta, 2 June 2016

Mery DT

Harambe2

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Alam / Lingkungan Hidup, Celoteh and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s