Ketidak-adilan Di Jalan Raya Bagi Pengendara Sepeda Motor.

Kemacetan

Tanpa ada pembangunan jalan di sana sini, jalanan di Jakarta ini memang sudah macet. Apalagi 2 tahun terakhir ini terjadi pembangunan jalur MRT, fly over dan lain sebagainya sehingga membuat jalan menjadi dua kali lipat lebih padat. Beruntung sekali beberapa bulan terakhir ini ada penambahan banyak armada bus TransJakarta dan juga tambahan rangkaian kereta api sehingga sangat membantu warga yang ingin berpergian cepat di dalam kota.

Jelas kedua moda transportasi (Trans Jakarta & Kereta Api) itu menjadi pilihanku untuk pergi dan pulang kerja. Ada lagi moda transportasi yang mulai kuakrabi, yaitu ojek dan taxi berbasis aplikasi. Bila ingin cepat ke suatu tujuan, atau tidak ingin lama bermacet-macet ria, maka aku menggunakan Go-jek.

Setelah duduk diboncengan Abang Gojek, baru aku menyadari bahwa jalan raya di ibu kota ini sangat tidak adil pada sepeda motor. Tidak adil karena mereka tidak punya jalur sendiri. Dalam kondisi macet, motor harus pintar memanfaatkan celah supaya bisa lewat. Kalau tidak mobil-mobil itu hanya kan menyisakan seupil jalan dipinggiran trotoar bagi pasukan roda dua ini.

Bila jalannya hanya utuk satu mobil, maka motor kebagian sisi kiri yang nyerempet parit ataupun trotoar, berbagi dengan pejalan kaki dan gerobak asongan. Bila jalannya agak lebar bisa memuat dua atau tiga jalur mobil, maka motor tetep hanya kebagian sisi kiri yang nyerempet parit ataupun trotoar. Semua jalur dipenuhi mobil pribadi (90%) yang isinya kebanyakan hanya 1 orang.

Bayangkan berapa space yang dipakai hanya 1 orang tersebut dibanding dengan motor? Itupun banyak mobil yang sangat pelit memberi jalan bagi pasukan motor ini. Umumnya pengemudi mobil kesal pada pengendara motor karena kata mereka, “pengemudi motor itu nggak bisa melihat celah sedikit aja, langsung masuk.”

Tapi setelah aku sering nangkring di goncengan Abang Gojek, aku menjadi paham. Iyalah mereka langsung masuk, karena sebenarnya mereka tidak punya jalur. Coba kalo jalanan yang lebar yang bisa untuk 3 jalur mobil, berikan 1 jalur untuk motor dan 2 jalur untuk mobil, pasti pengendara motor itu tidak lagi nyari celah diantara mobil.

Tapi pasti pengendara mobil mana mau. Dengan mengambil 3 jalur saja mereka kalah cepat dari motor, apa lagi kalau dikasi satu jalur! Iya, banyak yang iri pada motor karena sangat lincah menyalip disepanjang jalan. Untuk hal ini, selamanya motor akan menang dari pada mobil.

Ada jalur yang sangat padat kalau di pagi hari, yaitu jalur margasatwa Ragunan hingga Perapatan Mampang. Jalan itu cukup lebar, bisa 3 jalur mobil. Aku kasi tahu, bila engkau buru-buru ke Kuningan atau setelahnya, jangan menggunakan motor atau ojek, karena sepeda motor pun macet di jalan itu. Jauh lebih cepat dengan menggunakan TransJkt. Jalur seperti Margasatwa – Perapatan Mampang ini banyak di Jakarta.

Semoga setelah MRT beroperasi, bus transJkt semakin banyak, demikian juga rangkaian kereta api makin sering lewat, pengendara mobil akan berpindah menjadi pemakai kendaraan umum. Jakarta ini pembangunan transportasi umumnya memang sangat-sangat-sangat terlambat. Tapi tidak apalah. Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.

Jakarta sedang berbenah mengejar ketinggalannya dari Ibukota negara-negara tetangga. Semoga suatu hari kelak transportasi Jakarta bisa seperti Singapura. Semoga!

Jakarta, April 30, 16

Mery DT

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Celoteh, Negeriku & Politik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s