Jangan Berasumsi

FA04001

Hanya ingin share cerita ini. Aku lupa sumbernya dari mana, tapi selalu mengingatkanku untuk tidak berasumsi. Silakan dibaca dan direnungkan.

Mrs. Uhler, seorang lady tua yang kaya raya & terdidik baik. Biasa tinggal di kota kecil kami. Tetangganya di sebelah timur adalah Mrs.Ferner, sedang di sebelah barat adalah Mrs. Fretz. Kedua tetangga itu adalah wanita muda yang sangat sederhana.

Mrs. Ferner & Mrs. Fretz berteman dan sering saling mempercayakan rahasia satu sama lain dan berkata; “Mrs. Uhler begitu kaya, begitu terdidik dan begitu jauh di atas kita, sehingga dia tidak pernah perduli terhadap kita.”

Enam tahun kemudian, Mrs. Uhler meninggal. Diantara peninggalannya terdapat sebuah buku harian yang berisi tulisan demikian; “Sungguh sepi menjadi orang tua. Tetangga-tetangga saya, Mrs. Ferner & Mrs. Fretz begitu tersedot oleh masalah mereka, sehingga hanya sempat sekedar melambai dan mengangguk kepada saya. Mereka tak pernah bicara atau datang menjenguk. Kalau suatu hari nanti mereka tua, mereka akan tau artinya menjadi tua dan kesepian.”

Jakarta, 20 Juli 2015

Mery DT

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Celoteh and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s