Gank Cina 10 tahun

Gank Cina Aku punya beberapa lingkaran pertemanan yang sangat dekat yang bisa disebut sahabat.  Salah satunya adalah Gank Cina.  Sebenarnya aku yang menyebutnya Gank Cina, karena mereka Cina dan hanya aku yang bukan.  Kami ada 4, Linda yang sering kupanggil “Mpok”, Liny yang disebut  “Nenek” dan Sisca yang kupanggil “Cong”.  Tahun ini pertemanan kami masuki tahun ke 10.  Ibarat wine, sudah cukup lama dan sedeeepp.

Melihat ke belakang awal mula pertemanan kami, aku teringat saat bekerja disebuah perusahaan IT yang berkantor di Lt. 5 Mall Ambasador.  Suatu hari boss mengatakan akan memindahkan kantor ke Roximas. DAMN!!!  Banyak teman-teman karyawan yang tidak suka, termasuk aku yang stress berbulan-bulang memikirkan kepindahan tersebut.  Alasanku adalah lokasi kantor menjadi lebih jauh karena aku tinggal di ujung bawah Jakarta Selatan.  Lagi pula Roximas itu tidak masuk ke wilayah elit perkantoran.  Ada beberapa teman yang pindah kerja hanya gara-gara pindah kantor tersebut.  Bagaimana tidak, berkantor di Mall Ambasador itu sangat nyaman.  Segala macam makanan ada, termasuk pakaian dan CD bajakan.  Tinggal turun lantai, semua ada, tak perlu pindah gedung.  Dan yang pasti, lokasinya di selatan yang masih nyaman.

Beberapa hari setelah pindah ke Roxi, aku berkenalan dengan Lini saat mengambil tender IT.  Karena sama-sama berkantor di Roxymas, dia memperkenalkan aku dengan Linda yang juga berkantor di Roxymas, dan akhirnya kami bertiga sangat akrab.  Kami selalu makan siang bersama.  Kemudian Linda dan Lini yang sudah berteman akrab sejak kuliah di Binus memperkenalkanku dengan teman-teman kuliah mereka yang lainnya, baik laki maupun perempuan.  Salah satunya adalah Sisca yang tidak berkantor di Roxymas.

Dari sanalah semua berawal.  Kami sering hang out sepulang kantor.  Main billiard, karaoke, nonton film, shopping, ngopi-ngopi di café dan clubbing.  Yup, mereka ini teman clubbing gw paling seru.  Pernah juga kami nginap di Lembang sekitar 20 orang dan hanya aku yang bukan Cina!!!  Tapi diantara semua teman ini, kami berempat yang selalu bersama.  Rasanya tidak sempat setahun aku bertemen dengan Linda, kemudian dia mengikuti suaminya ke New Jersey, Amerika, dan kuliah lagi di sana.  Tapi hubungan kami tetap terjalin akrab, juga dengan Sisca dan Lini.

Setiap kali Linda pulang ke Jakarta menjadi hari-hari kami berkumpul kembali seperti 10 tahun yang lalu.  Seperti sekarang ini.  Linda baru datang dengan membawa anak perempuannya yang baru 2,4 tahun.  Aku tak paham bagaimana bekerjanya hati, tapi kami tidak pernah berubah walaupun dia hanya pulang sekali dalam 1,5 – 2 tahun.  Setiap dia pulang kami akrab seperti tidak pernah terpisah.  Dulu aku memang sangat-sangat dekat dengan Linda walaupun hanya sebentar.  Kalau berjalan di mana saja, kami selalu bergandengan tangan.  Tapi kami bukan pasangan lesbi loh! J

Dua tahun terakhir ini aku dengan Linda jarang sekali komunikasi.  Sejak dia pindah dari blackberry ke Iphone.  Kalau ada apa-apa kami cuman email-emailan, itupun sangat jarang.  Di twitter pun jarang karena dia tidak terlalu suka twitter.  Seperti kepulangannya kali ini, dia cuman berkomunikasi dengan Lini dan Sisca dan mereka berdua yang menyampaikannya padaku.  Aku tidak bisa menjelaskan, tapi begitu ketemu Linda, tidak ada yang berubah di antara kami.  Tidak ada jarak dan tidak ada yang merasa ketinggalan cerita.  Yang lucunya, saat kemaren jalan berdua ke toilet langsung saja kami gandengan tangan seperti dulu.  Terasa aneh tapi yaa.. kami memang dulu seperti itu.

Seperti kubilang di awal, pertemanan itu seperti wine, semakin lama semakin enak.  Dan kami merasa nyaman dengan pertemanan kami walaupun tidak sesering dulu bertemu, tapi tiap kali bertemu kami langsung click seperti dulu.  Setelah 10 tahun, semua menjadi lebih dewasa.  Awalnya kami berempat sama-sama bekerja di perusahaan IT, tapi kini hanya Sisca yang di IT dan dia direktur di perusahaannya sendiri.  Am so proud of you, buddy!  Lini jadi Financial Planner, Linda jadi Nurse di Amrik dan aku penulis (amatir).

Kita berempat seperti pertemanan di film sex and the city.  Ku bilang ke mereka kalo aku itu Carrie Bradshaw karena penulis seperti dia.  Tapi Sisca tidak setuju karena diantara kami, katanya, aku lebih mirip Samantha.  Aiiyaayaayaaa….   Jumat ini rencananya kami berempat + Yuki, anak Linda, ke Bandung.  Mengulang perjalanan-perjalanan yang dulu.  Foto di atas adalah foto 4 tahun yang lalu.  Dan rasanya penampakan kami tidak tidak banyak berubah.  🙂

Aku berharap pertemanan ini bisa sampai kami tua kelak, di mana pun kami berada.  Dan bisa merencanakan pertemuan berkala setiap 2 tahun sekali mungkin.  Semoga!! *crossedfinggers* I love you all, gals!

 

Jakarta, 6 May 2013

Mery DT

 

 

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Friendship and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Gank Cina 10 tahun

  1. udin says:

    salut…

    Like

  2. kornelwongso says:

    Hahahaha kam kan cina singalorlau…..sipit juga ,muka oriental dikit,,,kulit dikit gelap…pas jadi gank itu ……

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s