Buku Catatan Tempo Dulu

Bible2 Aku membongkar rak buku dan membuka buku-buku yang dulu jadi tempatku menumpahkan segala rasa dalam dada.  Tertulis tanggal yg paling lama adalah 2 juni 1997. Ini bukan buku diari, tapi puisi.  Ada lagi buku yang lain yang mencatat ayat-ayat yang kuanggap sangat penting saat memulai program “Membaca Alkitab 5 ayat per hari”.  Aku memulainya dari kitab Matius, karena kuanggap lebih mudah memahami Perjanjian Baru.  Tercatat tanggalnya adalah 9 Oktober 1997.

Tanggal terakhir pencatatan adalah 28 Maret 1998, Kitab Yesaya Pasal 7 hingga 11.  Seingatku, aku tidak mencatat ayat-ayat penting lagi karena aku sibuk membaca hingga 20 – 30 ayat per hari.  Aku lupa tepatnya kapan menyelesaikan kitab Maleaki, yaitu kitab terakhir di Perjanjian Lama.

Aku ingat saat begitu aku sangat tertarik dengan pewahyuan itu hingga membuat banyak sketsa sesuai dengan yang tertulis dalam kitab itu.  Aku ingin memvisualisasikan Tahta Allah dengan semua orang-orang kudusnya, juga binatang yang bernomor 666.

Di samping itu aku juga menemukan buku tempatku menuliskan renungan harian, berkisar tahun 2002-2003.  Itu adalah periode aku mempertanyakan keyakinanku dan memulai mempelajarinya.  Ah, betapa spiritual hidupku masa itu.  Kemudian aku menemukan NASAR tang kutuliskan, yang selalu membuat aku menangis setiap membacanya.  Aku membuat 3 poin dan satu pun tidak kupenuhi.  Setiap kali aku menghadapi kegagalan, aku selalu teringat dengan Nasar itu.  seperti saat ini.  Oh God…!!!

Setelah itu ada masa-masa aku mempelajari agama atau keyakinan yang ada di muka bumi ini.  tentang sejarah dan esensi ajarannya.  Aku katakan padamu: “Mempelajari keyakinan lain tidak akan mempengaruhimu bila engkau sudah mempunyai keyakinan dengan dasar yang kuat.”  Jangan takut mempelajari apa pun.

Aku juga menemukan beberapa catatan yang kubuat yg dulu kuanggap sangat-sangat berat karena berselisih paham dengan seseorang.  Kemudian aku meraih catatan-catatan itu dan merobeknya hingga tak terbaca, dan aku merasa lega.

Aku tak tahu permasalahan yg kuhadapi kali ini lebih berat atau lebih ringan dari sebelumnya, tapi kupikir, apapun itu pasti ada akhirnya. Semoga aku kuat.  Ada tangan tak terlihat yang selalu bekerja di luar jangakuan pikiran kita.  Semoga.

Jakarta, January 6, 2013

Mery DT

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Celoteh and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s