Kenyataan Yang Menakutkan Yang Di Hadapi Kaum Gay Saat Ini.

Setelah membaca data di bawah ini, apakah anda masih berpikir menjadi Gay, Lesbian atau Transgender adalah PILIHAN? Orang gila macam apa yang memilih menjadi seperti ini???

BUNUH DIRI & DEPRESI
(Catatat: Nomor yang muncul dalam tanda “( )” pada setiap akhir kalimat diambil dari informasi di catatan kaki yang tercantum pada akhir tulisan ini.)
– Bunuh diri adalah kasus terbesar diantara kaum muda gay dan lesbian. (1)
– Kaum muda gay dan lesbian 2 hingga 6 kali lebih sering mencoba bunuh diri dari pada pemuda heteroseks. (1)
– Di atas 30% dari semua remaja bunuh diri yang dilaporkan setiap tahunnya dilakukan kaum muda gay & lesbian. (1)

PENOLAKAN
– 50% dari semua kaum gay dan lesbian melaporkan bahwa orang tua mereka menolak orientasi seksual mereka. (1)
– 26% dari kaum muda gay dan lesbian dipaksa meninggalkan rumah karena konflik mengenai orientasi seksual mereka. (1)
– Pada kajian 194 kaum muda gay dan lesbian, 25% mereka dihina dengan perkataan oleh orang tuanya masing-masing, dan 10% nyaris tewas karena perlakuan kekerasan. (12)

KEADAAN TUNA WISMA
– Sekitar 40% dari kaum muda tuna wisma diidentifikasi sebagai gay, lesbian atau biseks. (3)
– Penyedia rumah singgah mengestimasi 20 – 40 % kaum muda gay dan lesbian menjadi tuna wisma di daerah perkotaan. (18)
– Dalam penelitian remaja pria yang menceritakan sendiri bahwa dirinya adalah gay atau biseks, 27% mereka ke luar dari rumah karena konflik dengan anggota keluarga sehubungan dengan orientasi seksual mereka. Hampir separoh pernah lari dari rumah paling tidak sekali. (2)

UNSUR-UNSUR PENYALAHGUNAAN
– Gay dan lesbian beresiko lebih tinggi dalam penggunaan alcohol dan obat-obatan dari pada kaum heteroseks. (1)
– Sekitar 30% dari kaum gay dan lesbian memiliki masalah dengan alcohol. (1)
– Secara substansial lebih tinggi porsi kaum homoseks menggunakan alcohol, mariyuana atau kokain dibanding dalam populasi heteroseks. (6)
– 55% gay (pria) memiliki masalah penyalahgunaan material dalam hidup mereka. (10)

ANGKA BERHENTI SEKOLAH YANG TINGGI
– Sekitar 28% kaum muda gay & lesbian berhenti sekolah di tengah jalan saat SMA karena tidak nyaman (terhadap ucapan dan tindakan pelecehan) di lingkungan sekolah. (2)
– Kaum muda gay & lesbian membentengi diri dari ketidaknyamanan panggilan-panggilan menghina dan kekerasan fisik. (4).
– Kaum muda gay & lesbian memiliki resiko lebih besar gagal dalam sekolah dibanding anak-anak heteroseks. Kegagalan akademis, tidak ada peningkatan prestasi murid dan komitmen yang rendah pada sekolah ditemukan pada kaum muda gay dan lesbian karena sekolah bukan lagi tempat belajar yang bisa memberikan rasa aman, sehat dan juga produktif bagi mereka. (1)

SERANGAN SECARA FISIK & LISAN
– Gangguan terburuk bagi murid remaja di sekolah adalah bila disebut “gay”. (11)
– Pada survey Nasional, remaja yang dipanggil dengan sebutan “lesbian” atau “gay” adalah bentuk kemarahan yang teramat dalam dari gangguan secara seksual yang mereka alami. (14)
– Murid gay mendengar hinaan homophobic sekitar 26 kali setiap hari; intervensi pihak guru hanya sekitar 3% dari semua kasus yang terjadi di sekolah. (9)
– Di Negara bagian Seattle, 34% murid-murid yang menyebut dirinya gay, lesbian atau biseks telah dilaporkan sebagai target gangguan homophobic atau kekerasan di sekolah atau perjalanan kerumah dari sekolah, dibandingkan 6% gangguan pada anak-anak heteroseks. (16)
– Kaum muda gay & lesbian diam dan berusaha dan belajar dalam ketakutan yang tak pernah berhenti karena ancaman fisik di sekolah. (4)
– 25% dari kaum muda gay & lesbian telah disakiti secara fisik oleh murid-murid lain. (12)
– Pada 53 sekolah di Negara Bagian Washinton, 77 kejadian kekerasan dari homophobic yang telah dilaporkan dalam 3 tahun terakhir. 34 kejadian (44%) diantaranya mengindikasikan cukup serius untuk menjamin tuduhan criminal. (15)

KURANGNYA DUKUNGAN
– Sedikit sekali administrator sekolah yang menghukum murid yang mengganggu dan memanggil murid gay dan lesbian dengan sebutan tidak layak. (5)
– Guru-guru mungkin berharap dapat menghentikan kekerasan dan komentar-komentar anti gay, tapi sedikit dari mereka yang sudah di training secara spesifik bagaimana menengahi secara efektif kasus sejenis, dan banyak ketakutan balas dendam pada anak-anak gay dan lesbian bila tidak ada dukungan yang jelas dari pihak sekolah mereka. (5)
– Di Michigan, 28% karyawan sekolah yang disurvey dipastikan bahwa lingkungan sekolah mereka tidak aman secara emosional bagi murid gay dan lesbian.(17)
– Di atas 50% dari organisasi layanan pemuda nasional melaporkan bahwa mereka tidak memiliki layanan atau sumber daya manusia untuk mendidik tentang orientasi seksual atau pendukung pemuda gay dan lesbian.(13)

KURANGNYA PANUTAN
– Sangat sedikit karyawan atau guru di sekolah yang secara terbukan menyatakan dirinya gay. (5)
– Kehadiran karyawan atau guru di sekolah yang secara terbukan menyatakan dirinya gay adalah sangat krusial/penting dalam program untuk mengurangi prasangka buruk dan memberikan dukungan untuk murid gay dan lesbian. (5)

KORBAN KEJAHATAN
– Gay dan lesbian adalah paling sering menjadi korban kejahatan berdasarkan kebencian. (7)
– Gay dan lesbian paling tidak 7 kali lebih banyak jadi korban kejahatan dari pada heteroseks. (7)
– Paling tidak 75% kejahatan terhadap gay dan lesbian tidak dilaporkan pada siapapun.(8)
– Pada penelitian dari 5 daerah metropolitan (termasuk Boston, Chicago, Minneapolis/St. Paul, New York City, and San Francisco), ada 1.833 insiden dilaporkan sebagai kejahatan anti-gay dan anti-lesbian, yang mana 31% meningkat dari tahun sebelumnya.(8)

MENGAPA ISU INI HARUS DIBICARAKAN DI SEKOLAH?
– Dalam kelas yang berjumlah 30 murid, 8 murid (27%) akan secara langsung bersentuhan dengan kaum homoseks, yakni dengan satu atau lebih saudara kandungnya atau salah satu atau kedua orang tuanya yang gay.(10)

HUKUMAN

DAN MASYARAKAT MASIH PERCAYA BAHWA
ORANG YANG KITA CINTAI MEMILIH UNTUK MENJADI GAY….
APAKAH MEREKA SUDAH GILA?!?

Note: artikel ini hanya saya terjemahkan. Data yang diberikan adalah data dari USA. Mungkin tidak menggambarkan secara persis di Indonesia, tapi paling tidak dapat menjadi pelajaran bagi kita. Kenyataan ini juga dapat terjadi di Indonesia suatu saat.

Judul asli : Today’s Gay Youth: The Ugly, Frightening Statistics
Sumber artikel : http://www.pflagphoenix.org/education/youth_stats.html

Sources:
1. U.S. Department of Health and Human Services, “Report of the Secretary’s Task Force on Youth Suicide: Gay Male and Lesbian Youth Suicide.” (1989)
2. Remafedi, Gary. (1987). “Male Homosexuality: The Adolescent’s Perspective.” Pediatrics, Issue 79. pp. 326-337.
3. Seattle Commission on Children and Youth. (1986). “Survey of Street Youth.” Seattle, WA: Orion Center.
4. Eversole, T. “Addressing Specific Risk Factors Among Lesbians and Gays.’ Counseling Gay, Lesbian and Bisexual Youth Training Manual. Washington, DC: American Psychological Association.
5. Governor’s Commission on Gay and Lesbian Youth. (1993). “Making Schools Safe for Gay and Lesbian Youth: Breaking the Silence in Schools and in Families.” Education Report. Boston, MA.
6. McKirnan, D. J. & Peterson, P. L. (1989). ‘Alcohol and Drug Use Among Homosexual Men and Women: Epidemiology and Population Characteristics.” Addictive Behaviors, 14 (5). pp. 545-553.
7. SIECUS Fact Sheet on Comprehensive Sexuality Education. (February/March 1993). “Sexual Orientation and Identity.” SIECUS Report.
8. National Gay and Lesbian Task Force Policy Institute Report. (1991). Washington, DC.
9. Massachusetts Department of Education Survey, 1997
10. “Breaking the Silence for Lesbian, Gay and Bisexual Youth.” (1996) New Hartford, NY.
11. Harris/Scholastic Research, ‘Hostile Hallways: AAUW Survey of Sexual Harassment in America’s Schools” (1993)
12. Anthony D’Augelli, unpublished study, 1997. Studied 194 lesbian, gay and bisexual youth aged 14 to 21 attending social and support groups in fourteen metropolitan areas.
13. Advocates for Youth. Survey and Needs Assessment of Youth Serving Organizations Capacity for Working with Sexual Minority Youth, March 1995.
14. American Association of University Women, 1993. A total of 1,632 field surveys were completed by public school students grades 8- 11, in 79 schools across the U.S.
15. Safe Schools Anti-Violence Documentation Project, Washington State. Third Annual Report, 1996.
16. The 1995 Seattle Teen Health Risk Survey. Over 8,400 Seattle high school students completed the survey.
17. 1997 survey of 300 superintendents, school counselors and psychologists in public and private schools in five Michigan counties, conducted by the Gay, Lesbian, Straight Teacher’s Network.
18. The National Network of Runaway and Youth Services. To Whom Do They Belong?: Runaway, Homeless and Other Youth in High-Risk Situations in the 1990’s. Washington, DC. The National Network, 1991.

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
Gallery | This entry was posted in Sexual Orientation and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s