TWITTER si super Micro blog.

Kali ini aku mau ngomongin micro blog yang sekarang sedang booming yaitu “twitter”. Awalnya memang aku kurang tertarik, pasti karena belum kenal. Dua ato tiga bulan terakhir ini aku mulai aktif ber “twitter” ria, walaupun sebenarnya aku sudah join micro blog ini sejak 8 Juni 2009 yang lalu. Aku mengatakan aktif dengan resminya aku install aplikasi twitter di HP ku.
Setelah bisa buka micro blog ini kapan saja, aku menikmati beberapa twit yang aku suka. Pasti karena yang dia tulis memenuhi rasa keingin-tahuanku. Lala-lama aku tergerak menuliskan beberapa rangkaian kata yang ingin aku katakan. Sebagai newbie, aku banyak following para journalist, reporter tv dan anchor, karena dari merekalah banyak keluar berita-berita menarik. Aku juga following beberapa orang terkenal di gedung DPR, menteri, penggiat agama damai, seniman gila, teman sendiri dan sedikit artis yang ku anggap fun yang bisa memberikan energy seru.
Tapi akhirnya kalau ada tweep (pemilik account twitter) yang ocehannya tidak menarik atau penting bagiku, tanpa pikir panjang aku akan klik tombol “unfollow”. Ngapain ngotor-ngotorin time line bukan. Dan tanpa sadar akhirnya aku mengkoleksi account yang aku suka saja. Ada yang ku suka account yang pemiliknya sama sekali tidak ku kenal. Tapi banyak ku unfollow account milik pejabat, artis, public pigure, anggota dewan, dll.
Btw, ada juga account yang tetap kusimpan walau aku sering tidak suka dengan pemikirannya, seperti menkominfo itu. Ini hanya untuk melihat apalagi yang akan di perbuat oleh mentri luar biasa ini.
Karena kadang-kadang ngetwit, perlahan follower ku bertambah, dimulai dari 1 dan menjadi 2, 3 dan seterusnya. Dan sebenarnya aku gak begitu perduli juga dengan jumlah follower, mengingat mau join di twitter juga hanya untuk mendapatkan info dengan lebih cepat. Tapi kadang terpikir, seru juga kali ya kalo punya banyak follower! Tapi apa serunya sih? Disapa-sapa orang? Iya kalo yang nyapa pada ramah dan sopan, kalo nyebelin? apa gak bikin tekanan darah naik? Apa saja yg kita twit akan dikomentari pro dan kontra.
Okelah, itu aku.
Tapi aku ingin menyoroti beberapa beberapa hal dari pengguna micro blog ini.
A. Dilihat dari jumlah follower:
1. Pemula, aku bilang jumlah followernya dibawah 100 orang.
2. Lumayan, jumlah follower sudah ratusan tapi belum diatas seribu.
3. Professional, jumlah follower sudah ribuan tapi belum diatas sepuluh ribu.
4. Seleb, jumlah follower sudah puluhan ribu tapi belum diatas seratus ribu.
5. Super Seleb, jumlah follower sudah ratusan ribu.

B. Dilihat dari isi twit:
1. Iseng; dia memang hanya ingin ngoceh bersenang-senang saja. Kalaupun bikin twit, lebih sering yang bersifat santai. Bila mereply twitpun dia selalu bercanda.
2. Serius; bisa dilihat TL nya, mereka selalu memberikan ‘Kultwit” seperti sejarah, politik, sosiologi, bahasa, tentang tokoh, agama dan lain-lain. Bila sedang ada waktu, aku suka mengikuti kultwit mereka.
3. Serius santai; aku lebih suka tipe yang seperti ini. Ada satu Dalang yang seru bila nge twit, tanpa tending aling-aling dalam berkata-kata.
4. Pengkritik, isi twitnya selalu mengkritik.
5. Pamer, pastilah ente tau apa yang aku maksud. Ya pamer kegiatan, pamer makanan, pamer follower, dan pamer-pamer lainnya.
6. Marketing; pastilah kita tau, selalu promosi bukan?

C. Dilihat dari karakter:
1. Gila follower; Yang baru saja heboh adalah tentang komersialisasi follower. Dia akan nyumbang musibah merapi seharga rp. 25 per setiap follower nya. Ebuset. Murah amat yak? Sebiji permen aja sekarang rp. 100 neng!
2. Sok seleb; ini sedikit menyebalkan. Belum apa-apa sudah sok banget jadi seleb.
3. Mengelompok; ini jenis tweeps yang follower dan following nya hanya temen-temen yang dia kenal.
4. Autis, dia hanya sibuk dengan twitnya sendiri. Dia gak komen twit orang lain atau dia juga malas reply treet orang lain.
5. Tanpa tujuan; punya account tapi gak pernah aktif. Aku masuk kelompok ini beberapa bulan lalu… LOL.
Kriteria yang aku pakai diatas bisa-bisa aku saja. Kalau aku pasiti sei pemula yang kadang santai, kadang serius, kadang pengkritik yang autis, tapi kadang mengelompok. Kalau kalian tidak setuju ya gak apa-apa juga. Achh.. Ini kan hanya iseng-iseng ku saja, jangan dipercaya!
Have fun with micro blog TWITTER

Advertisements

About Mery DT

So much things swaying in my mind, but sometimes I just can’t expel it. I am a super random person. I write novel, short story and screenplay for movie. Thanks have read my pieces.
This entry was posted in Celoteh. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s